Profil pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu menyebut kawasan berada di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang; daftar Taman Wisata Alam KSDAE juga mencatat TWA Gunung Tangkuban Parahu di Jawa Barat. Katalog menghubungkan gunung lintas dua kabupaten ini ke induk Jawa Barat yang sudah tersedia. Pin dan agregat ulasan mengikuti listing utama Gunung Tangkuban Parahu, bukan listing Kawah Ratu tersendiri, gerbang, atau kantor pengelola. Penjelajahan yang diperkenalkan adalah kawasan wisata yang ditetapkan pengelola, bukan izin masuk seluruh gunung atau Cagar Alam.
Laporan Badan Geologi yang dipublikasikan 2 Juli 2025 mengingatkan pengunjung agar tidak mendekati dasar kawah, tidak berlama-lama di kawasan kawah aktif, dan menjauh jika hembusan meningkat atau bau gas menyengat. Laporan bertanggal tersebut memberi konteks gunung api aktif; tingkat aktivitas di dalamnya tidak dipakai sebagai status atau jaminan keamanan pada Oktober 2026. Sebagai saran, cek pembaruan otoritas dan konfirmasikan batas kunjungan kepada pengelola sebelum datang. Foto tidak menunjukkan jalur yang diizinkan saat ini; katalog tidak merekomendasikan turun ke dasar kawah, menginap di kawah, atau berendam pada kawah aktif.
Galeri merupakan arsip 2017, 2018, dan 2023, bukan dokumentasi kondisi hari ini. Tanggal unggah dipisahkan dari tanggal sumber. Jam buka, tarif, aktivitas, dan fasilitas terbaru tidak dipastikan melalui foto atau halaman profil.
Referensi AI 4,5/5 mengikuti 7.946 ulasan pada listing utama Gunung Tangkuban Parahu di Google Maps, diperiksa 8 Oktober 2026 tanpa filter rating. Satu agregat pada skala 5 diadopsi tanpa perubahan dan tanpa penilaian kualitas atau akses independen. Bukan pengalaman langsung atau rating pengguna Floopel; confidence tidak dihitung. Pin mengikuti marker objek, bukan survei pintu masuk atau lokasi parkir.
Versi foto Wikimedia Commons diunduh tanpa perubahan oleh editor Floopel; tanpa crop, retouch, atau pembesaran manual. Varian publik Floopel dapat berbeda ukuran dan format. Foto merekam tanggal sumber, bukan jaminan kondisi atau akses saat ini.
Foto 1: Panoramic View of Kawah Ratu Crater in Mt.Tangkuban Perahu.jpg — DimasSepur; CC BY-SA 4.0. Sumber 24 Juni 2023, EXIF pukul 08:21, Canon EOS M; unggah 8 Juli 2024. Adobe Photoshop Lightroom Classic 11.0 (Windows) tercatat; rincian penggabungan panorama atau penyuntingan tidak dijelaskan. Nama halaman DimasSepur dan nama EXIF Dimasyah Sylva @dimasavweeb22 dicatat sesuai sumber, tanpa verifikasi hubungan identitas tambahan.
Foto 2: Kawah Gunung Tangkuban Perahu.jpg — Cyb54m; CC BY-SA 4.0. Tanggal sumber 22 April 2017; unggah 6 Juni 2017. Metadata yang tersedia hanya orientasi; kamera, software, penggabungan gambar, dan pemrosesan sebelumnya tidak dapat dipastikan. Cahaya serta warna sumber dipertahankan.
Foto 3: Kawah Gunung Tangkuban Parahu.jpg — ReginaSalsabila; CC BY-SA 4.0. Sumber dan EXIF 15 Juni 2018 pukul 14:07, Xiaomi Redmi Note 5A; unggah 29 Mei 2019. Software tidak dicantumkan pada metadata yang diperiksa; proses sebelumnya tidak dipastikan. Kabut dan tanaman merupakan bagian dari tampilan sumber.
Sampul: Tangkuban Perahu, Bandung, Jawa Barat.jpg — Ester Grasia; foto 13 Juli 2018; CC BY-SA 4.0. Versi 1280 px diunggah tanpa perubahan manual. Sampul berbeda dari ketiga foto galeri.
Ikut percakapan
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar
Belum ada komentar — bagikan tip atau ajukan pertanyaan tentang artikel ini.